Mengukir Generasi Sehat dan Cerdas: Kesuksesan Seminar & Cooking Class “Masak MPASI, Yuk!” di Rumah Sakit Puri Cinere

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak dan
pencegahan stunting sejak dini, Rumah Sakit Puri Cinere sukses menyelenggarakan Seminar
dan Cooking Class bertajuk “Masak MPASI, Yuk!” pada Minggu, 1 November 2026. Acara
yang dikemas edukatif dan interaktif ini dipandu dengan sangat apik oleh dr. Tanessa, CBS
selaku Master of Ceremony (MC).
Antusiasme masyarakat terlihat begitu luar biasa, dibuktikan dengan kehadiran 44 keluarga
dari berbagai daerah, di mana peserta terjauh bahkan khusus menempuh perjalanan dari
Cilegon dan Serang. Inisiatif ini dirancang tidak hanya sebagai wadah edukasi, tetapi juga
sebagai gerakan untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penyediaan Makanan
Pendamping ASI (MPASI) yang kaya nutrisi, higienis, dan bersumber langsung dari
kehangatan dapur keluarga.
Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh sambutan inspiratif dari dr. Rhany Ramadhani
mewakili direktur RS Puri Cinere, dr. Putri Nadia, MARS yang berhalangan hadir, serta dr.
Asti Praborini, Sp.A, IBCLC, FABM, ketua tim laktasi Praborini. Dalam sesi pembuka
tersebut, ditekankan bahwa fondasi tumbuh kembang optimal anak sangat bergantung pada
ketepatan dan kualitas nutrisi yang diberikan pada masa-masa krusial perkenalan makanan
pertama bayi, khususnya dalam mengawal Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000
HPK).Sambutan inspiratif dari dr. Rhany Ramadhani
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dr. S Harry Purwanto, Sp.A, Subsp. E.R.I.A.
Dalam pemaparannya, dr. Harry menjelaskan standar emas pemberian makan anak (0–24
bulan) yang mencakup Inisiasi Menyusu Dini (IMD), pemberian ASI eksklusif hingga 6
bulan, kelanjutan pemberian ASI hingga usia 2 tahun, serta penerapan MPASI yang tepat
waktu, adekuat, aman, dan higienis. Beliau juga menyoroti pentingnya variasi makanan dari
4 kelompok bahan (karbohidrat, protein hewani/nabati, buah/sayur, serta
lemak/bumbu/air) serta bahaya pemberian MPASI dini maupun terlambat. Tak lupa,
dibahas pula solusi praktis menghadapi masalah makan pada anak seperti Gerakan Tutup Mulut (GTM) dan evaluasi suasana makan yang menyenangkan (responsive feeding). Sesi ini ditutup dengan antusiasme tinggi melalui sesi tanya jawab interaktif dan post-test.
Puncak acara yang paling dinantikan adalah sesi Cooking Class bersama Tim Laktasi RS Puri
Cinere yang berlangsung meriah. Pada sesi ini, para peserta dibagi menjadi 4 kelompok
interaktif yang didampingi langsung oleh para ahli.

Dalam cooking class ini, para peserta melakukan praktik secara langsung mulai dari membantu mengulek, menggoreng, melumat, mencincang, membuat masakan yang higienis dan padat gizi tanpa harus ribet. Keceriaan semakin memuncak tatkala masakan selesai diolah, di mana para bayi bersama orang tua langsung mencicipi hidangan bersama-sama dengan penuh lahap dan gembira. Sebagai bentuk apresiasi atas semangat belajar para peserta, rangkaian acara ditutup dengan pengumuman pemenang post-test terbaik serta kategori bayi paling lahap.


Melalui penyelenggaraan acara ini, Rumah Sakit Puri Cinere berharap para orang tua
semakin percaya diri bahwa penyediaan MPASI berkualitas tidak harus rumit atau mahal.
Cukup memanfaatkan bahan pangan lokal yang diolah dengan higienis dan penuh cinta,
orang tua telah mengambil langkah besar dalam mencetak generasi penerus bangsa yang
sehat, cerdas, dan bebas stunting.


Pergi ke pasar niat beli pepaya,
Eh… pulangnya malah bawa semangka.
MPASI ga perlu ribet dan begaya,
Pakai bahan lokal, gizi lengkap, dan dimasak dengan cinta

Leave a Reply

Your email address will not be published.