Kandungan Vitamin B6 dan Vitamin B12 Dalam ASI Ditulis oleh dr.Yudith Angeline Hardjadinata, IBCLC VITAMIN B6 Vitamin B6 dengan nama lain Pyridoxine adalah vitamin yang larut dalam air. Vitamin B6 bermanfaat antara lain: Pembentukan Sel Darah Merah : Hemoglobin adalah protein di dalam eritrosit. Pembentukan Heme membutuhkan vitamin B6, dan defisiensi B6 dapat berakibat anemia sideroblastik. Metabolisme Karbohidrat : pengubahan karbohidrat menjadi gula dalam darah sangat bergantung pada vitamin B6 dalam darah. Otak dan persarafan : Pembentukan neurotransmiter (serotonin, dopamin dan GABA) membutuhkan vit B6. Defisiensi vitamin B6 dapat berakibat depresi. (1) Makanan yang banyak mengandung vitamin B6: tuna terbaik bayam terbaik kol terbaik bok choy terbaik Paprika terbaik bawang putih terbaik ayam kalkun sangat baik daging sangat baik ayam sangat baik salmon sangat baik ubi sangat baik kentang sangat baik pisang sangat baik brokoli sangat baik sayur bit sangat baik wortel sangat baik Asparagus sangat baik tomat sangat baik alpukat baik bawang bombay baik udang baik nanas baik ikan Cod baik jamur baik jagung baik terong baik kacang hijau baik seledri baik strawberi baik semangka baik letus Romaine baik http://www.whfoods.com/genpage.php?tname=nutrient&dbid=108 Makanan yang dikonsumsi dalam kondisi segar memiliki kandungan vitamin B6 yang lebih maksimal Rekomendasi pemberian vitamin B6 : 0-6 bulan: 0.1 mg 6-12 bulan: 0.3 mg 1-3 tahun: 0.5 mg 4-8 tahun: 0.6 mg 9-13 tahun: 1.0 mg 14-18 tahun, perempuan: 1.2 mg 14-18 tahun, laki-laki: 1.3. mg 19-50 tahun, perempuan: 1.3 mg 19-50 tahun, laki-laki: 1.3 mg 50+ tahun, perempuan: 1.5 mg 50+ tahun, laki-laki: 1.7 mg Wanita hamil: 1.9 mg Wanita menyusui: 2.0 mg Ibu dengan kontrasepsi oral dan orang berusia diatas 65 tahun memiliki risiko untuk terjadi kekurangan vitamin B6, maka perlu pemberian asupan tambahan juga. Ibu yang sedang menyusui akan memberikan vitamin B6 lewat ASI dan akan memenuhi seluruh kebutuhan B6 bayi. VITAMIN B12 Vitamin B12 merupakan vitamin yang berperan penting dalam kehidupan manusia, antara lain: Kardiovaskular Vitamin B12 berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Sel darah akan membawa oksigen ke seluruh tubuh kita. Kekurangan Vitamin B12 dapat mengakibatkan penyakit anemia defisiensi B12. Vitamin B12 juga berfungsi membantu pengaturan kadar homosistein dalam tubuh. Homosistein yang berlebihan berbahaya karena dapat mengakibatkan penyakit stroke, penyempitan pembuluh darah dan penyakit jantung koroner. Bersama dengan asam folat dan vitamin B6, vitamin B12 juga berperan penting dalam pembentukan DNA. Kesehatan sistem persarafan dan otak juga dipengaruhi oleh vitamin B12. Janin sudah memerlukan kadar vitamin B12 yang cukup, untuk pembentukan otak yang optimal. Ibu hamil harus mendapat asupan vitamin B12 yang cukup. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan gangguan pada saraf tepi di tangan dan kaki. Metabolisme aerobik (metabolisme yang memerlukan oksigen) juga bergantung pada kecukupan vitamin B12 dalam tubuh. Kesehatan tulang. Kekurangan vitamin B12 dalam tubuh dapat menyebabkan risiko terjadinya osteoporosis. Suplai Vitamin B12 dalam rahim dan lewat ASI mencukupi kebutuhan harian bayi. Janin sangat bergantung pada asupan vitamin B12 dari ibunya. Konsentrasi vitamin B12 pada plasenta dan pada darah janin, dua kali lipat dari konsentrasi vitamin B12 dalam tubuh ibunya. Hal ini menandakan bahwa kebutuhan vitamin B12 sangat penting pada masa perkembangan bayi. Kandungan vitamin B12 dalam ASI sama dengan kandungan vitamin B12 dalam darah ibu. Ibu yang vegetarian, perlu mendapat tambahan vitamin B12 untuk menghindari kekurangan vitamin B12 pada janin dan bayi. Makanan yang mengandung vitamin B12 antara lain: Makanan Sehat Sumber Vitamin B12 Makanan Rating Sarden terbaik Salmon terbaik Tuna terbaik Cod terbaik Kambing terbaik Tiram terbaik Udang terbaik Daging sangat baik Yoghurt sangat baik Susu Sapi sangat baik Telur sangat baik Ayam Kalkun baik Ayam baik Keju baik Jamur baik http://www.whfoods.com/genpage.php?tname=nutrient&dbid=107 Berikut ini adalah rekomendasi kebutuhan Vitamin B12 pada kehamilan, menyusui dan masa kanak-kanak. Usia Rekomendasi kebutuhan µg/hari dosis yang disarankan Bayi 0 – 4 bulan 0,4 Dipenuhi lewat ASI 4 – 12 bulan 0,8 3-10 µg / dua hari Anak pra sekolah 1 – 4 tahun 1,0 3-10 µg / dua hari 500 µg / minggu 4 – 7 tahun 1,5 3-10 µg / 2 hari 500 µg / 5 hari Anak usia sekolah 7 – 10 tahun 1,8 50 µg / hari* 10 – 13 tahun 2,0 50 µg / hari Remaja dan Dewasa > 13 tahun 3,0 150 – 500 µg / hari Selama kehamilan 3,5 250 – 500 µg / hari Masa menyusui 4,0 500 µg / hari http://www.b12-vitamin.com/pregnancy-breastfeeding/ Kesimpulan: Kebutuhan vitamin B6 dan B12 janin dan bayi bergantung sepenuhnya pada kandungan vitamin B6 dan B12 dalam tubuh ibu. ASI memenuhi kebutuhan vitamin B6 dan B12 untuk bayi. Sehingga sangatlah penting untuk memperhatikan asupan makanan untuk mencukupi kandungan vitamin pada makanan sehari-hari pada ibu hamil dan ibu menyusui. Ibu yang vegetarian dan orang berusia diatas 65 tahun sebaiknya mendapat asupan vitamin B tambahan lewat suplemen. Referensi: Pearson P. Vitamin B6 and breastfeeding. Apr 2016. Available from URL: http://breastfeeding.support/vitamin-b6-breastfeeding/ Mateljan G. Vitamin b12 – Cobalamin. Available from URL: http://www.whfoods.com/genpage.php?tname=nutrient&dbid=107 Mateljan G. Vitamin b6 – Pyridoxine. Available from URL: http://www.whfoods.com/genpage.php?tname=nutrient&dbid=108 Riordan J. Nutritional Value: The Biological Specificity of Breastmilk. Breastfeeding and Human Lactation. 2014; 4; 135.