Menyusui dan Kerusakan Gigi

Ditulis oleh : dr.Yudith Angeline Hardjadinata, IBCLC

 

Banyak yang menyalahkan bahwa menyusui hingga bayi tertidur atau menyusui di malam hari ketika bayi terbangun, dapat merusak gigi, apakah hal ini benar?

Beberapa penulis mengungkapkan bahwa menetek dapat menyebabkan gigi berlubang. Artikel yang dimaksud ditulis oleh Bram dan Maloney 1 , Gardner, Noorwood dan Elsenson dan Kotlow 3 pada tahun 1970 dan 1980. Para penulis hanya melakukan eksperimen dari sembilan bayi, namun ternyata beberapa menggunakan dot. Sehingga kesimpulan yang mereka buat tidaklah sahih.

Para Arkeolog jarang menemukan gigi berlubang pada manusia prasejarah. Hal ini menggambarkan kondisi menyusui (bahkan menyusui di malam hari) yang selalu dilakukan, tidak menyebabkan kerusakan pada gigi. 8.9

Fakta dalam menetek:

BANNER 728 x 90

Menetek akan melindungi dari kerusakan gigi. Antibodi dalam ASI berguna untuk mencegah pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans (bakteri penyebab kerusakan gigi). Lactoferrin (protein pada ASI) membunuh bakteri S.mutans.4,5 S. mutans tidak dapat menggunakan laktosa yang ada pada ASI, melainkan memakai sukrosa dari susu formula.6 Juga terdapat zat dalam beberapa SF, yang dapat merusak enamel gigi, menurunkan pH mulut, sehingga meningkatkan risiko kerusakan gigi. 7

Mekanisme menetek berbeda dengan minum dengan dot :

Saat minum dengan dot, dot berada di bagian depan mulut, sehingga susu akan memenuhi bagian depan mulut dan melewati gigi geligi, dan kemudian baru ke bagian belakang mulut, sebelum akhirnya ditelan oleh bayi. Ketika bayi tertidur, maka botol dot akan tetap mengalirkan isi ke dalam mulut bayi, hingga volume habis secara perlahan.

Sementara pada mekanisme menetek, payudara (areola dan puting) akan berada jauh di bagian belakang mulut, sehingga akan langsung ke arah faring dan merangsang bayi untuk menelan. Ketika bayi tertidur, payudara tidak akan meneteskan ASI kecuali dihisap oleh bayi. 9,10

 

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KERUSAKAN GIGI PADA BAYI

  1. Intake gula yang berlebihan 8
  2. S.mutans masuk ke dalam mulut bayi. Bakteri ini dapat masuk dari orangtua, pengasuh, saudara kandung, teman, dll. Penyebabnya antara lain dengan berciuman pada mulut, berbagi makanan dan minuman, memakai sikat gigi bersama, mainan terkontaminasi masuk ke dalam mulut bayi. 11
  3. Kelainan dari liur. Air liur akan menbersihkan gula dari gigi geligi, dan menjaga agar kondisi mulut tidak asam. Pada kondisi tidur, air liur normal akan menurun jumlahnya. Namun akan menurun juga pada beberapa kondisi, misalnya: sakit asma, prematur, diabetes, pemakaian obat beta2agonis (obat asma), antihistamin, benzodiazepin, anti mual. 8.13
  4. Kondisi ibu atau janin yang sakit selama di dalam kandungan, atau stres selama kehamilan 8.13
  5. Ibu merokok selama kehamilan 14
  6. Diet yang berlebihan 8.13
  7. Kebersihan Mulut dan tubuh yang tidak terjaga 8.13
  8. Genetik. cth: kerusakan enamel gigi 8,12
  9. Kondisi lain-lain. cth: BBLR, prematur, malnutrisi, asma, infeksi berulang dan infeksi 8

 

KESIMPULAN:

Menetek tidak menyebabkan kerusakan pada gigi, namun menetek eksklusif juga tidak melindungi gigi dari kerusakan karena ada banyak sekali faktor yang juga berpengaruh dalam kerusakan gigi anak.

 

 

Referensi

  1. Brams M, Maloney J 1983, ‘Nursing bottle caries’ in breastfed children. J Peds 103(3): 415-416.
  2. GardnerDE, Norwood JR, Eisenson JE 1977, At-will breast feeding and dental caries: four case reports. ASDC Journal of Dentistry for Children 44 (3):186–191.
  3. 3.Kotlow LA 1977, Breast feeding: A cause of dental caries in children. ASDC Journal of Dentistry for Children 44 (3): 192–193.
  4. Arnold R, Cole M, McGhee J 1997, A bactericidal effect for human lactoferrin. Science 197:263–65.
  5. Mandel ID 1996, Caries prevention: current strategies, new directions. JADA 127:1477–88.
  6. Rugg-Gunn A, Roberts GJ, Wright WG 1985, Effect of human milk on plaque pH in situ and enamel dissolution in vitro compared with bovine milk, lactose, and sucrose. Caries Res 19:327–34.
  7. Erickson PR, McClintock KL, Green N, et al 1998, Estimation of the caries-related risk associated with infant formulas. Pediatr Dent 20:395–403.
  8. RibeiroNM, Ribeiro MA 2004, Breastfeeding and early childhood caries: a critical review. Jornal de Pediatria 80(5 Suppl):S199–S210.
  9. Erickson PR, Mazhari E 1999, Investigation of the role of human breast milk in caries development. Pediatr Dent 21:86–90.
  10. Palmer B 1998, The influence of breastfeeding on the development of the oral cavity: a commentary. J Hum Lact14:93–98.
  11. Berkowitz R 1996, Etiology of nursing caries: a microbiologic perspective. Public Health Dent 56:51–4.
  12. Bowen WH 1998, Response to Seow: biological mechanisms of early childhood caries. Community Dent Oral Epidemiol 26(1 Suppl):28–31.
  13. Palmer B 2000, Breastfeeding and infant caries: no connection. ABM News and Views, The Newsletter of The Academy of Breastfeeding Medicine 6(4):27 & 31.
  14. Iida H, Auinger P, Billings RJ, Weitzman M 2007, Association between infant breastfeeding and early childhood caries in the United States. Pediatrics 1(120): e944 -e952.

Leave a Reply

Your email address will not be published.