Praborini Lactation Team sebagai Narasumber di Seminar ASI di Bandung oleh Dompet Dhuafa

Oleh dr Dyah Febriyanti, IBCLC

 

Gerai Sehat Bandung- 1 Dompet Dhuafa yang merupakan salah satu jejaring Lembaga Zakat Dompet Dhuafa yang fokus di bidang kesehatan. Rendahnya cakupan menyusui eksklusif di Indonesia merupakan permasalahan yang memiliki dampak yang cukup besar dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat terutama bayi dan balita, sehingga GSB-1 Dompet Dhuafa melaksanakan kegiatan seminar dengan tema “Keajaiban ASI Selamatkan GenerASI” di Gedung Direktorat Poltekkes Bandung yang terletak di bilangan Pasir Kaliki, Cicendo, Kota Bandung.
Seminar ber-SKP bidan dan perawat ini diadakan pada hari Rabu, 19 Desember 2018 pukul 08.00-15.30 dengan mengundang narasumber utama dr. Asti Praborini, Sp.A IBCLC dan dr. Dyah Febriyanti, IBCLC yang merupakan dokter konsultan laktasi. Selain itu, Ns.Imelda Darius. Acara ini dipandu oleh moderator dr. Yeni Purnamasari, MKM. Peserta yang mendaftar mencapai 95 orang yang terdiri dari ibu PKK, kader posyandu, dokter, bidan , perawat, ibu hamil dan menyusui di sekitar Bandung, Jawa Barat.

 

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Asti Praborini Sp.A, IBCLC tentang Mengapa Asi Penting. Dalam materi yang beliau sampaikan, terpapar dengan jelas dari berbagai aspek alasan mengapa seorang ibu harus menyusui bayinya termasuk dari faktor medis dan non medis. Faktor non-medis yang paling utama adalah agama. Sebelum medis menemukan pentingnya ASI dan menyusui, di dalam agama hal tersebut sudah dinyatakan dengan gamblang. Topik ini juga ditunjang dengan pembahasan seputar teknis menyusui dan kondisi-kondisi medis yang menjadi kendala bagi ibu menyusui dan juga orang sekitar yang mendukungnya. Beliau juga melengkapi materi yang beliau bawakan dengan memutarkan video-video mengenai menyusui agar peserta lebih mudah memahami materi. Saat sesi tanya jawab, peserta begitu antusias dalam diskusi bersama dr. Asti, beliau secara aktif melibatkan peserta untuk berinteraksi dengan beliau.

Pada materi berikutnya, dr. Dyah menyampaikan mengenai MPASI yang baik untuk mendampingi pemberian ASI mulai dari 6 bulan hingga masa penyapihan di usia 2 tahun. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya pemenuhan gizi bagi bayi melalui MPASI yang baik, prinsip pemberian MPASI menurut WHO, bagaimana mendayagunakan bahan pangan lokal sebagai sumber nutrisi yang baik dan dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat sekalipun. Materi dilengkapi dengan video yang menampilkan step by step proses memasak MPASI dengan bahan local dan peralatan sederhana. dr. Dyah menyampaikan dengan bahasa sederhana dengan foto, kuis, dan video memasak. Tanya jawab mengenai materi ini lebih mengarah ke masalah teknis mengenai cara memasak dan menyiapkan MPASI.

 

 

Acara kemudian dilanjutkan ke sesi berikutnya oleh Ns. Dini Kurniawati, M.Kep Sp.Kep Mat, tentang Ibu bekerja vs Ibu tidak bekerja dan dilanjutkan materi tentang Hypno breastfeeding.
Semoga dengan diadakannya acara ini, lebih banyak lagi para tenaga kesehatan, ibu hamil , penggerak PKK dan kader kesehatan yang memiliki wawasan & informasi penting tentang ASI. Dengan demikian dapat lebih banyak dukungan menyusui 2 tahun untuk warga Bandung dan sekitarnya.

BANNER 728 x 90

Salam Menyusui!

Leave a Reply

Your email address will not be published.