Induksi Laktasi: Menyusui Bayi Adopsi

Ditulis oleh dr.Dyah Febriyanti, IBCLC

Ada kalanya pasangan suami istri belum atau tidak dikaruniai anak sehingga memutuskan langkah adopsi. Bukan hanya soal ASI, proses meneteki juga sangat dibutuhkan oleh bayi adopsi agar dapat tumbuh optimal dan memiliki ikatan batin dengan ibu adopsi. Proses induksi laktasi dapat menjadi pilihan bagi ibu agar bisa meneteki bayi adopsinya.
Apa itu induksi laktasi?
Induksi laktasi merupakan suatu upaya yang dilakukan untuk merangsang proses menyusui pada seorang ibu tanpa didahului proses kehamilan, termasuk bagi ibu adopsi sehingga dapat menyusui langsung bayi adopsi dengan atau tanpa riwayat menyusui terdahulu.1
Bagaimana dasar dilakukannya induksi laktasi?
Proses pembentukan ASI melibatkan unsur hormonal ibu sejak usia kehamilan 16 minggu, tetapi masih tertahan oleh proses kehamilan.1 Ketika bayi dan plasenta keluar, hormon yang mempengaruhi proses pembentukan ASI akan menjadi aktif dan ASI mulai keluar2, apalagi bila dilakukan IMD dan terdapat ikatan batin hisapan bayi efektif.
Untuk dapat membentuk kondisi tersebut, unsur hormonal yang terlibat saat hamil dan menyusui tersebut dikondisikan dengan pil yang mengandung hormon sintetis.3 Sedangkan produksi asi diupayakan melalui ikatan batin, hisapan yang efektif, serta bantuan obat yang terkontrol oleh konsultan laktasi.
Apa keuntungan induksi laktasi bagi ibu dan bagi ibu dan bayi adopsi?
Di dalam agama islam, ibu dan ayah adopsi akan menjadi mahram dengan bayi bila ibu menyusui bayi tersebut. Dalam hal ini status mahram harus mempertimbangkan beberapa syarat dan tidak selalu tercapai. 4
Ikatan batin akan terbangun antara bayi dan ibu adopsi 5
Pemenuhan zat-zat gizi yang terkandung dalam ASI.5
Bayi mendapatkan manfaat ASI yang tidak pernah dapat ditiru oleh susu apapun antara lain sel antibodi dan anti alergi. 6
Tak hanya soal gizi, menyusui langsung memberikan stimulasi untuk perkembangan emosional bayi.5
Bagaimana cara melakukan induksi laktasi?
Proses induksi laktasi ini memerlukan komitmen dan dukungan jangka panjang untuk ibu dan bayi adopsi. Adapun langkah yang ditempuh adalah sebagai berikut:
Memicu proses laktasi pada ibu
Proses induksi laktasi ini dimulai dengan memicu produksi asi pada ibu dengan terapi hormonal. Terapi hormonal untuk ibu dilakukan setidaknya selama 3 minggu dengan pil yang mengandung hormon estrogen dan progesterone sintetis. Semakin lama tahap ini dilakukan, hasil yang didapatkan semakin baik.1,3
Meningkatkan produksi ASI
Bersama dengan terapi hormonal, ibu diberi obat untuk meningkatkan produksi asi. 1 Obat ini dosisnya dikontrol dan diawasi oleh konsultan laktasi.
Skin to skin contact (kontak kulit) 24 jam
Di awal induksi laktasi, dilakukan rawat inap untuk mengawal proses skin to skin antara ibu dan bayi adopsi. 3 Pada tahap ini, ibu dan bayi fokus membentuk ikatan batin dan membangun kegiatan menyusui yang baik. Sambil mempertahankan posisi skin to skin, termasuk tidur bersama bayi, ibu sesering mungkin menawarkan payudara bagi bayi adopsi untuk menetek. Hal ini dilakukan pula saat malam hari. Bila bayi sudah mulai mau menyusu, ibu didampingi untuk dapat memposisikan bayi agar melekat baik ke payudara.

                     kontak kulit ibu dan bayi

Suplementasi bagi bayi adopsi
Untuk tetap mencukupi kebutuhan bayi selama proses ini, bayi diberi tambahan asupan melalui suplementasi yang akan dikontrol dan dikurangi perlahan oleh konsultan/konselor laktasi. Sesuai pilihan orang tua, suplementasi dapat berupa ASI donor atau susu formula. 3

 

Alat suplementasi yang digunakan adalah alat khusus yakni supplemental nursing system. Selain alat ini, tidak digunakan alat bantu apapun terutama dot.
Selama proses induksi laktasi, kecukupan cairan dan gizi bayi tetap dikontrol.

Kapan sebaiknya memulai proses ini?
Proses ini optimal bila dimulai sejak bayi dalam kandungan, yakni 3-6 bulan. 3 Meskipun demikian bila dimulai setelah bayi adopsi lahir, proses ini masih dapat dilakukan dengan baik. Semakin muda usia bayi saat dimulai induksi laktasi, semakin mudah proses ini berjalan. Sebaliknya, semakin tua usia bayi maka akan semakin sulit.1
Berapa lama proses induksi laktasi ini berlangsung?
Waktu yang dibutuhkan untuk ASI mulai berproduksi sangat bervariasi antara ibu yang satu dengan lainnya. Pada umumnya ASI mulai bertahap diproduksi setelah 4 minggu. 3
Sumber
International Lactation Consultant Association. 2013. Core Curriculum for Lactation Consultant 3rd Edition. Jones & Bartlett Learning. p289
Wilson-Clay&Hoover. 2013. The Breastfeeding Atlas. Fifth edition. Texas: Latctnews Press.
Schnell, Alyssa. 2013. Breastfeeding Without Birthing. Amarillo: Praeclarus Press.
Rais, Isnawati. 2015. “Donor ASI dalam perspektif Islam”. Seminar Relaktasi, Induksi Laktasi dan Suplementasi untuk Membantu Bayi menetek. IKMI-Perklini.
Szucs,Kinga A.2010. Induced Lactation and Exclusive Breast Milk Feeding of Adopted Premature Twins. J Hum Lact. 26(3):309-313.
World Health Organization. Infant and young child feeding: model chapter for textbooks for medical students and allied health professionals.2009.p 1-9,77

BANNER 728 x 90

Leave a Reply

Your email address will not be published.